(belum ada judulnya meen)
Aku berada di dalam mimpi terindah . mungkin hanya kata itu yang mampu menyampaikan rangkaian perasaan ku saat ini . di sini , di tempat ini aku berada di sebuah alam terbuka dengan keindahan yang begitu menyejukkan jiwa . aku berdiri mencoba menenangkan hati yang kacau balau ! udara begitu sejuk , sudah 2 tahun ini aku baru merasakannya lagi.. ini adalah tempat ku ! tepatnya tempat kami.. aku dan mantan ku Aan , lengkapnya Aan Zeid Furqan Farezih . dia adalah pacar sekaligus mantan pertama ku.. di sini adalah tempat pertama kali aku kencan dengan cowok selain ayah dan kakak ku . oh ya.. perkenalkan namaku Faizah Aldista Syrez , umurku 16 tahun sekarang terdaftar sebagai salah satu siswi di sekolah bertaraf internasional di jakarta kelas 2 ipa 1 . aku anak bungsu dari 2 bersaudara , kakak ku bernama Kevin zhein Syrez , sekarang dia sudah kuliah sem 2 di germany internasional school , jerman . kak kevin adalah kakak terbaik bagiku ! dialah tempat ku untuk berkeluh kesah dan dia pula yg menjadi sumber saran untuk semua masalah yang ku hadapi.. 1 tahun sudah aku tak bertemu dengan kakak tercinta ku itu , selama ini kami hanya berbincang lewat dunia maya walaupun waktunya amat singkat .
* * * * *
“kringg..kring..”
Bunyi alarm ku seakan tidak mau berkompromi untuk tetap membiarkan ku tidur . semalam aku begitu lelah mengelilingi tempat terindah ku . aku bangun dan bergegas menuju WC bersama handuk kuning ku.. aku mandi !
25 menit kemudian..
Setelah selesai mandi , aku segera turun dan sarapan pagi dengan papa + mama + hilda (pembantu yang sudah 5 tahun bekerja di keluarga ku) , segera ku lahap ayam goreng kesukaan ku dan susu yang rutin ku minum setiap pagi ! (kata mama susu itu baik untuk pertumbuhan) haha.. ku fikir semua orang juga tahu itu..
Setelah makan aku berlari menuju gerbang rumah , kemudiaan memberhentikan 1 taxi seperti pagi sebelumnya , papa tidak punya banyak waktu untuk mengantarku setiap hari ke sekolah.. apalagi jarak sekolah dan kantor papa ku cukup jauh ! bukan hanya itu , aku tahu pasti siapa papa ku , beliau adalah makhluk yang super duper tekun , beliau sama sekali tidak bisa lepas dari kata ON TIME !
Sekarang aku sudah ada di sekolah , ku berjalan melewati koridor sekolah yang sudah 1 tahun ku lewati.. benar benar pemandangan yang membosankan ! mungkin lain kali aku akan merubah warna catnya agar bisa menahanku lebih lama di sekolah ini..
“sasa...”
Teriakan itu sontak membuatku berhenti melangkahkan kaki ku , ku tengok ke belakang ke arah suara itu berasal ! parasnya sudah tidak asing lagi , yaa.. itu sahabatku nanda ! lengkapnya lagi ananda septi febriwulandari , ia sahabatku dari SMP kebetulan papanya adalah kepala sekolah di sekolah ku yang sekarang..
“udah dapat berita soal aan ?” tanya nanda
“belum.. memangnya ada apa dengan aan ?” tanya ku balik
“aan kecelakaan semalam , katanya sih tabrakan.. kondisinya lagi lemah banget sa..” ucap nanda yang sontak membuat hatiku shock
“emang dia dari mana ? kok bisa kecelakaan ? aan dirawat dimana da ?” tanyaku panik
“katanya sih dari taman Khezuein yang dekat pantai itu , soalnya kecelakaannya itu pas depan taman ! di rawatnya di Indo hospital kamar flamboyan lantai 3 stand 2 no VIII-A VVIP” jawab nanda
Bagaimana mungkin aan ke Khezuein ? sedangkan semalaman aku juga ada di sana ! tapi tidak ada apa apa yang terjadi.. tidak ada kecelakaan , tabrakan , dsb . apalagi yang berhubungan dengan aan ! ini benar benar aneh..
* * * * *
“tengg..tengg..”
Suara bell yang menandakan bahwa kami sudah pulang , sekarang sudah pukul 16.00 wib . tanpa fikir panjang segera ku berlari menuju gerbang sekolah , ku hentikan 1 unit taxi lalu berangkat.. aku menuju indo hospital.
“mangapa mereka menangis ? sebenarnya ada apa dengan aan ? apakah aan sudah melewati masa kritisnya ?” pertanyaan itu bertubi tubi memenuhi kepalaku ketika ku rasakan suasana rumah sakit yang sudah kelam .
“apakah aan baik baik saja ?” tanya ku kepada salah satu suster.
“ maaf..anda bisa tanyakan langsung pada keluarga pasien” jawab suster itu sambil menunjuk ke arah tante riana (mama aan).
“makasih sust..” jawabku sambil bergegas menuju tante riana.
Ku melangklah semakin mendekati tante riana yang menangis , semakin dekat hingga ku rasakan tante riana sudah memelukku dan masih tetap menangis..
“tante..” ucap ku perlahan
“aan sudah pergi nak , dia sudaah meninggalkan kita ! dia sudah pergi” kata tante riana terisak.
Ku lepaskan pelukan dari tante riana , ku berjalan dengan yakin ke kamar VIII-A VVIP itu ! ku lihat sosok yang terbaring kaku di atas ranjang.. wajahnya pucat tanpa aliran darah , tanpa daya , dan tanpa ada hembusan navas.. jantung ku mulai terasa sesak ! dia adalah aan.. air mataku mulai menates , dia telah pergi..
* * * * *
Hari ini adalah hari pemakaman aan , aku tidak masuk sekolah.. aku lebih memilih mengantar aan untuk terakhir kali ke tempat peristirahatan terakhirnya . tak henti air mata ku menetes , hatiku begitu perih bagai tersayat.. sangat pedih dan seakan merobek hatiku.. aku bahkan belum sempat untuk mengucapkan maaf kepadanya . aku sangat menyesal
Ku rebahkan tubuhku di ranjang kesayangan ku , mataku masih saja meneteskan air mata.. masih ku rasa saat terakhir ku bersama aan , 2 bulan yang lalu.. aku menutup wajahku dengan boneka teddy bear pemberian aan saat ultahku yang ke 15 ! aan adalah pacar pertama ku , sudah 2 tahun kami berpacaran.. dan 2 bulan lalu aku memutuskan untuk mengakhiri semuanya ! aku tidak tahu apakah ini alasan yang logis atau tidak , tapi aku mengakhiri hubungan kami hanya karena sebuah rokok ! berkali kali aan ingin menjelaskan semua.. tapi begitu pula kerasnya hatiku untuk tetap mengakhiri semuanya.. sekarang aku beru menyesali semua ini L
Tiba tiba aku terfikirkan mengapa aku tidak tahu bahwa malam itu aan juga ada di Khezuein ? astagaa.. !! aku mengingat sesuatu !! keciung.. yah keciung botol di khezuein , keciung yang hanya aan dan aku yang tahu.. waktu kami bersama , kami selalu menaruh lembaran harapan di botol itu.. botol itu sendiri kami tanam di bawah bangku pertama kami kencan !
Segera ku ambil tas dan jumper kuning ku kemudian berangkat menuju taman Khezuein ! sekarang sudah pukul 14.35 . udaranya begitu panas , tapi aku tidak peduli.. yg ku fikirkan adalah secepatnya menemukan keciung itu dan mengambilnya di bawah bangku ! hatiku benar benar gelisah.. aku berharap ada lembaran baru di keciung botol itu !!
* * * * *
Aku sampai di Khezuein , suasananya sangat berbeda.. sangat sepi ! dimana semua orang yang biasanya memenuhi taman ini ? hari ini terasa begitu aneh bagiku.. aku berlari lari kecil ke tengah taman , kuarahkan langkah ku untuk mempercepat sampai di bangku itu..
“bruukk..”
Kepala dan tangan ku kaku seketika , terasa sakit ! siapa gerangan yang baru saja ku tabrak ? memangnya dia tidak tahu bahwa aku sedang buru buru ? ku tengokkkan wajah ku ke atas dengan tujuan melihat parasnya..
Sesosok lelaki berkulit putih , rambutnya di dandani sedemikian rupa sehingga wajahnya miripp.. ASTAGA !! dia mirip kak kevin , hmm.. tapi.. beda ! maksud ku , makhluk di depan ku ini tidak memakai kacamata seperti kak kevin .
“hey ! maaf.. aku tidak sengaja..” ucap lelaki itu yg sontak membuatku tersadar dari lamunan ku.
“namaku dash.. danish alvian flew ! aku anak tri tunggal school.. kamu siapa ? mengapa matamu bengkak begitu ? apakah kau baru saja menangis ?” sambung pemuda itu dengan suara lirih
“namaku sasa.. faizah aldista syrez ! aku sedang buru buru , maaf aku harus pergi..” ucapku lantang sambil melangkah menjauhi dash.
* * * * *
Ku buka keciung botol itu , seperti yang ku duga ! ada lembaran di dalam keciung itu.. ya ! terdapat 3 lembaran . air mataku mulai menetes lagi , hatiku tidak sanggup untuk membacanya ! ku tegarkan hatiku sambil membuka satu per satu lembaran tersebut..
Lembaran 1 :
Salah paham ! ini hanya salah paham , tolong dengarkan aku ! dengarkan penjelasan ku.. atau mungkin kau lebih percaya pada teman teman mu di bandingkan aku ? aku ingin kau percaya padaku..
Air mataku jatuh dengan derasnya , aku tak tahu apa yang harus ku lakukan dalam keadaan seperti ini ! sungguh aku menyesali semua.. saat ini aku merasa menjadi orang terbodoh di dunia , kebodohan yang ku lakukan hingga ku tak sadar bahwa ada seseorang yg tersakiti ! ku raih kembali keciung botol itu lalu mulai membaca lembaran ke 2..
Lembaran 2 :
Mungkin kau takkan tahu bagaimana caraku mencintaimu ! aku menyayangi mu dalam gelap dan terang ku , bila menjauh dariku adalah pilihan mu.. maka bukan tangis yang ku pilih , tapi mati..
Aku terisak dalam kepedihan , hatiku baru sadar betapa egoisnya diriku.. aku adalah sumber dari semua kejadiaan ini , aku menyesal L ku raih keciung botol di samping kiri ku , dan membuka lembaran ke 3 dengan perlahan..
Lembaran 3 :
Harus aku akui , aku menyayangi mu lebih dari diriku sendiri ! melihatmu tersenyum adalah hal terindah bagiku.. sudah ku duga kau akan ke sini malam ini , mungkinkah kau melihatku ? tidak mungkin.. kau hanya tersenyum di ujung sana , tak bisa ku gapai.. apakah kau merasakan rindu seperti yang ku rasakan ? dengar tuan putri ku AKU SANGAT MENYAYANGI MU ! kau tuan putri ku yang pertama dan takkan pernah terganti oleh tuan putri lain sekalipun seorang ratu , kau adalah tuan putri di kerajaan ku.. bila memang kau inginkan aku untuk menjauh maka aku akan pergi untuk bahagia mu..
Tak tertahan lagi ! air mataku menetes tanpa hentinya , lembaran 3 ini adalah lembaran yang aan tulis semalam.. aku dekap keciung dan 3 lembaran itu , hatiku begitu perih ! aku terluka..
“sasa..” suara itu mengagetkan ku , ku tengok ke arah suara itu berasal.. dia dash !
“itu surat dari aan ? hmm.. maksud ku Aan Furqan Farezih..” sambung dash yang membuat ku shock ! dari mana ia tahu soal aan ?
“dash.. apakah kau mengenal aan ? siapa dirimu ? apakah kau tahu soal aan sekarang ?” tanya ku penuh harapan
“aan adalah sahabatku sejak kecil , aku danish yang ingin berkenalan waktu itu dengan mu.. tapi ternyata waktu itu aan malah datang sendiri , aku sudah tau aan telah tiada.. semalam aku dan aan kesini dan melihat mu tersenyum di tengah taman ! ketika kamu pulang barulah aku dan aan juga pulang . oh yaa.. ini ada surat dari aan , aan sempat nitip surat ini ke aku semalam pas di rumah sakit ! ketahuilah.. sahabatku sangat menyayangi mu” kata dash lirih.
Danish ? ya.. aku memang pernah di ajak untuk pergi ke rumah danish , dan aku juga masih ingat saat aan memintaku untuk berkenalan.. tapi karena waktu itu kak kevin mau di antar ke bandara terpaksa aku membatalkan rencana itu , ku raih surat itu dari dash.. aku terbegun dan sesak , mulai ku buka lalu ku baca dengan hati perih.
Dear Tuan Putri ,
Apakah kau fikir aku akan melepasmu begitu saja ?
Apakah kau fikir semua ini adalah salahku ?
Dengar tuan putri , aku akan tetap disini.. tetap akan menunggumu dirimu kembali padaku menunggu sampai hatimu sadar bahwa semua ini hanya kesalah pahaman . aku bertahan disini untukmu.. karena hanya maaf mu yang ku butuhkan ! tuan putri ku , bila kau meminta ku untuk menjauh.. maka akan ku lakukan untuk maaf mu , dan bila kau meminta ku untuk melangkah lebih jauh lagi.. maka aku akan pergi untuk senyuman mu..
Aku menangis di depan dash , air mataku sudah terjatuh begitu banyak ! rasanya aku seperti orang yang benar benar bersalah.. bersalah dan sangat bersalah ! ini semua adalah kesalahan ku.. tubuhku melemas , mata dan penglihatanku buram..
* * * * *
Aku membuka mataku perlahan , ku rasakan kepala ku yang sepertinya telah tertumbuk benda kerass ! rasanya begitu sakit.. aku dimana ? ini bukan kamarku.. ku perhatikan ulang ruangan yang ku tempati sekarang , sampai tiba tiba dari pintu terlihat seseorang.. ya ! itu dash..
“akhirnya kamu sadar juga..” ucap dash padaku
“aku ada di mana ? ada apa dengan ku ?” tanya ku
“ kamu di rumah sakit sa.. tadi kamu pingsan makanya aku langsung membawa mu kesini ! oh ya.. aku sudah telvon orang tua kamu , mungkin sebentar lagi mereka datang..” kata dash
“iya.. thanks..” ucapku berterima kasih , hanya itu yg mampu ku katakan
Sejam aku dan dash berbincang , ternyata aku salah menilai dash.. dash adalah orang yang menarik , aku bisa tertawa lepas saat dia menceritakan masa kecilnya dengan aan . sungguh amat lucu hingga aku lupa bahwa aku sedang berduka.. dash ! selain wajahnya yang mirip dengan kak kevin ternyata sifatnya juga mirip aan . aku tak tahu apa yang ku fikirkan saat ini tapi aku tahu bahwa aku membutuhkan sosok seperti dash saat ini..
“apakah kau yakin kau sudah menelvon orang tuaku ?” tanyaku khawatir
“iya.. tadi aku sudah telvon , tapi kok belum datang datang ya ? atau mungkin mereka lagi sibuk.. ya udah sa.. aku antar kamu pulang aja ya..” kata dash padaku
“ya udah..” jawab ku singkat , dari pada aku nunggunya kelamaan !
Aku tak mengerti mengapa aku bisa sedekat ini dengan dash , padahal aku baru mengenalnya tadi siang.. biasanya aku cuek dengan orang yang baru ku kenal bukan hanya orang yang baru ku kenal , bahkan orang yang ku kenal juga sering aku cueki.. dash berbeda ! aku bahkan merasa bahwa aku membutuhkan dia.. ada apa dengan ku ?!
“dash boleh kah aku bertanya ?” tanyaku pada dash
“ iya.. tanya apa ?” kata dash singkat
“ apakah pacarmu takkan marah bila melihatmu dengan cewek lain ? dengan aku..” tanyaku gugup
“tidak..” jawab dash penuh rahasia
Aku terdiam dan berfikir , ada apa dengan dash ? sepertinya ia berubah sekarang . tiba tiba ia me.rem mobilnya yang membuatku sadar bahwa aku sudah sampai di rumah ku.. upss tunggu dulu !! mengapa rumahku ramai ? mengapa ada bendera putih di pagarku ? siapa yang meninggal ? ku mencoba turun dari mobil dan berlari lari kecil menuju rumah ku , sementara dash mengikuti ku dari belakang . orang orang di rumahku menyambut kedatangan ku penuh duka ! segera ku masuki rumah ku.. 2 tubuh terbungkus kain kavan , ku dekati hingga ku sadar bahwa papa dan mamaku telah meninggal ! mereka telah pergi , mereka meninggalkan ku sendiri..
Untuk kedua kalinya aku terisak pedih , hilda menangis tak karuan.. aku tahu persis perasaan pembantu ku itu.. bahkan aku lebih sakit dari apa yang hilda rasakan.. dash menggenggam tangan ku erat.. aku tahu dash mampu merasakan apa yang kurasakan saat ini , ku berbalik dan memeluk dash.. ku keluarkan semua tangis pedih ku..
“tegar sa’...” ku dengar suara dash di telinga ku
Aku tak mampu bicara ! saat ini hatiku benar benar pedih.. apakah tuhan sekejam ini ? memberi ku cobaan secara bersamaan.. saat 1 luka belum sembuh , luka yang lain datang tanpa ku inginkan ! apakah tak ada takdir lain untuk ku ? seandainya aku boleh memilih , aku lebih baik tidak dilahirkan di dunia dari pada harus menghadapi takdir ku ini . ku peluk dash ! saat ini hanya dia yang ku butuhkan..
5 jam berlalu...
Ku sandarkan kepala ku di pundak kak kevin , kak kevin pulang ke indonesia dan menyaksikan segalanya ! sedangkan dari tadi aku hanya bisa menangis dan menangis.. dash sibuk membujuk ku agar istirahat dan kak kevin hanya bisa tertunduk lemah sepertiku L
“kakak akan pulang ke jerman bsok , kakak ada test untuk beasiswa lagi” ucap kak kevin
Aku hanya menganggukkan kepala ku , aku belum sanggup untuk bicara.. tak ada yang mampu ku ucapkan sekarang.. tak ada yang mampu menggambarkan perasaan ku saat ini ! kehilangan 3 orang sekaligus ? orang yang aku sayangi.. SANGAT PEDIH !
“kita harus buktikan pada papa dan mama kalau kita bisa jadi kebanggaan ! semangat sa’.. kan mama sering bilang kalau kita harus selalu semangat ! jangan nyerah , jangan nangis.. ayo sa’.. senyum ! oh ya.. kakak udah nelvon sekolah kamu , kakak izinin 3 hari buat kamu istirahat ! jangan nyerah ya.. adek kakak pasti bisa jadi yang terbaik..” lanjut kak kevin menasehati ku
3 hari kemudian..
“piiipp..piiippp..”
Dash ! itu pasti dia.. itu suara klakson mobil dash , pagi ini aku di antar dash ke sekolah ! sudah 3 hari tidak masuk sekolah ternyata rindu juga dengan teman teman ku , apalagi nanda.. sungguh sepi jika seharian tidak bersamanya ! segera ku ambil tas dan jumper kuning ku lalu berlari keluar kamar..
“hildaa.. aku pergi dulu yah..” kataku berpamitan
“hati hati non..” kata hilda di balik dapur
Aku masuk ke dalam mobil dash , dash menyambutku dengan senyumannya.. aku ingat setahun yang lalu aan juga sering mengantar ku dan sama halnya dengan dash , hal yang pertama kali ku lihat setiap dia mengantarku adalah senyumannya . senyum yang membuat hatiku tegar karena hidupku terasa sepi.. setiap hari hanya tinggal berdua dengan hilda , alasannya simpel saja karena papa dan mama sibuk dengan urusannya masing masing dan memang hanya aan yang selalu ada untuk ku ! yang selalu memberikan dukungan , yang selalu berkata bahwa senyum itu ibadah..
“gimana keadaannya ? udah baikan ?” tanya dash yang menyadarkan ku dari lamunan ku
“iya..” jawabku singkat
“pulangnya aku jemput ya !” tawar dash
“kau yakin akan menjemputku ?” tanyaku
“kenapa ? apakah ada yang salah ?” tanya dash seolah mengintrogasiku
“dash.. bukan kah kau punya pacar ? bagaimana jika pacarmu tahu ?” tukasku perlahan
“kau tidak perlu tahu soal itu..” balas dash singkat
Untuk kesekian kalinya dash berubah ? aku tak mengerti mengapa ia selalu begini setiap ku tanya tentang pacarnya ! apakah ada yang keterlaluan ? . mobilnya berhenti di depan gerbang sekolah ku , sekarang baru pukul 6.35 wib . suasana sekolah masih sepi..
“makasih dash..” ucapku sambil membuka pintu mobil
“aku tunggu di depan pohon itu ya !” kata dash sambil menunjuk pohon di samping pos penjaga gerbang.. “aku jemput entar..” sambung dash
Aku tersenyum dan keluar dari mobil ber.plat dengan no seri B 16 AR itu , ku langkahkan kakiku menuju gerbang sekolah yang masih terbuka dengan lebar.
“sasa..” panggil dash yang turun dari mobilnya dan berlari lari kecil ke arah ku.. “hati hati ya..” sambung dash yang sontak membuatku salah tingkah , ku balas usahanya itu dengan senyuman .
Dash bertingkah aneh ! dia turun dari mobilnya hanya untuk mengatakan HATI HATI ?? sungguh dia mengingatkan ku pada aan.. ku masuki gerbang sekolah dengan hati yang bahagia ! ku lewati taman dan koridor yang dari tahun lalu bentuk wujudnya masih sama , tanpa perubahan..
“sa..” suara yg memanggilku dan berhasil menghentikan langkah ku , ku balikkan badanku untuk melihat ke belakang . ku lihat nanda sedang berlari ke arah ku , seperti biasa dia terlihat begitu semangat dengan senyumnya..
“sasa.. mm.. aku turut berduka cita ya..” kata nanda etelah ia berdiri di samping ku
“sasa.. mm.. aku turut berduka cita ya..” kata nanda etelah ia berdiri di samping ku
“iya.. makasih ya sudah peduli dengan ku..” balas ku
“sa.. mm.. boleh aku bertanya ?” ucap nanda padaku
“iya.. mau nanya apa ?” kata ku
“yang ngantar kamu tadi siapa ? sepertinya aku baru melihatnya..” tanya nanda
“emang kenapa da’ ?” tanya ku balik
“engg..nggak apa apa kok..” jawabnya gugup
Aku tahu sekali sahabatku yang satu ini , ia tidak pernah gugup begini kalau masalah cowok , jangankan gugup ! untuk bertanya saja aku baru kali ini ditanya ! jangan jangan nandaa.. ya ! nanda menyukai dash ! ya ampun , dash bisa masuk MURI tuh sebagai cowok pertama yang mampu merebut perhatian nanda .
“namanya dash.. lengkapnya danish alvian flew , dia anak tritunggal school ! dia nak seumuran kita kok.. tenang aja , nanti biar aku bantu..” ucap ku
“ih.. sasa apaan sih..” tolak nanda yang masih saja dengan senyum yang belum pernah ku lihat sebelumnya
“nanda.. kamu itu sahabat aku ! aku tahu persis kalau sahabatku sedang jatuh cinta..” ledek ku
“enngg.. sasa udah ahh , lupain ajaa..” ucap nanda mengalihkan pembicaraan
Kami berjalan di koridor sambil tertawa , wajah nanda begitu lucu kalau sedang gugup . aku baru pertama kali melihatnya seperti ini.. sangat lucu ! benar benar awal hari yang menyenangkan J
* * * * *
“teng.. teng..”
Bunyi bell ! aku meraih tas ku dan keluar dari kelas.. aku sudah puulaang ! aku berjalan seiring bersama teman teman ku , ku arahkan langkah ku menuju mobih honda jazz silver di samping pos ! ku rasa dia sudah menunggu ku dari tadi . ku buka pintu mobil lalu masuk ke dalam , dash menyambutku dengan senyuman.. Senyuman yang mengingatkan ku pada aan .
“gimana sekolahnya tadi ?” tanya dash
“amazing..” jawabku singkat
“sa.. punya waktu ngga’ ?” tanya dash lagi
“emang kenapa ?” tanya ku balik
“ngga’.. cuma mau ngajak makan malam aja..” kata dash
“jemput aku jam 7 malam..” kataku singkat penuh bahagia
“beneran bias sa’ ?” tanyanya memastikan
“ya udah kalau ngga mau !” jawabku sinis
“yaah , kok ngambek sih ?” kata dash
“siapa yg ngambek ?” balasku
“ya udah.. aku jemputnya jam setengah 7 yaa.. cwo kan harus on time” kata dash sok cool
“terserah kamu aja..” jawabku singkat
Dia menurunkan ku tepat di depan rumah ku , senyumnya tidak lepas dari wajahnya ! senyum yang amat sangat mirip dengan senyum aan ! senyum yang kembali mengingatkan ku bahwa seseorang yang ku sayangi telah tiada..
* * * * *
“piiip.. piiip…”
Suara klakson mobil dash berbunyi di luar rumah , segera ku mengambil sepatu enemy ku dan ku buka pintu rumah ku , di depan pintu sudah terlihat sosok dash yang tetap dengan dandanan rapi yg tak pernah lepas dari dirinya tentunya diiringi senyumnya yg aneh..
“udah siap ?” Tanya dash
“beluum” balasku meledek
Dash tersenyum padaku , dia membukakan pintu mobil untuk ku . dengan sok berlaga layaknya tuan putri.. ku masuki mobil dengan santai . dash mengendara seperti biasa , dengan senyum yang tak lepas dari wajahnya , malam ini dash terlihat beda ! kesambet setan apaa yaa ? haha tak apalah , setidaknya dia orang yg mampu mengobati luka ku saat ini .
Aku dan dash sampai di teen restaurant . di sini adalah restoran sekaligus café buat remaja seusia ku , bias dibilang inilah dunia remaja yang sesunggunhnya setiap malam tempat ini dipenuhi para remaja seumuran ku , tempatnya yang menarik dan pemandangan yang indah membuat tempat ini selalu ramai . aku dan dash masuk ke dalam dan melangkah menuju meja sudut dekat dengan kolam ikan.
“silahkan putri..” ucap dash sambil menyodorkan kursi untuk ku
“namaku bukan putri !” ucapku sambil duduk
“maaf..” ucap dash lirih
Aku dan dash memesan makanan ala teen seafood ditemani juice melon . kami menunggu pesanan yang tadi kami pesan . tiba tiba dash mengeluarkan selembar foto , foto itu dia berikan padaku . di foto itu terlihat sesosok wajah yang mirip.. tidak !! itu mirip dengan ku , wajahnya serupa dengan ku !! ku lihat lagi foto itu , tapi seingatku , aku tak pernah foto di tempat itu.. dan lagi aku tak punya baju seperti yg dikenakan cwe di foto itu..
“ini foto siapa ? mengapa wajahnya mirip dengan ku ?” tanyaku penuh rasa ingin tahu
“salsabila nadya putri andhini” jawab dash singkat
“siapa dia ?” Tanya ku lagi
“sa.. sebenarnya aku sudah mau cerita ini dari dulu , tapi ku rasa baru saat ini waktu yang tepat ! hmm.. itu putri , dia orang yg slama ini kamu tanyakan..” jawab dash
“maksud kamu ?” Tanya ku balik
“sa.. dia pacarku , putri..tapi dia sudah di surge , dia meninggalkan aku layaknya aan meninggalkan mu..” jawab dash
“dash…” ucapku lirih
“putri udah ngga ada sa.. dia sudah meninggal 2 tahun yang lalu , dia menderita kanker paru paru dan setelah operasi ternyata kanker itu semakin parah hingga dia harus pergi” ucap dash lagi
“jadi selama ini ?” tanyaku heran
“waktu dash mengajakku ke khezuein dan menunjukkan kau sebagai tuan putrinya , aku bagai tercekik ! waktu kamu tersenyum aku langsung berpamitan kea an untuk lebih dulu pulang , aku tak sanggup untuk melihatmu lebih lama.. karena semakin aku memandang mu semakin kuat ingatanku pada putri , dan semakin ku mengingat putri maka semakin terasa pula luka saat putri meninggalkan ku ! sewaktu ku tahu aan kecelakaan dan dirawat di rumah sakit aku segera kesana , bahkan aan sempat memberikan surat itu padaku.. kemudian aan meminta ku untuk membelikannya roti daging kesukaannya.. tapi setelah ku kembali dan melihatmu , ku putuskan untuk pulang.. dan kabar kalau aan meninggal pun aku dapatkan dari tante riana.. sa’ aku mohon jangan marah padaku , cukup putri yg pergi dariku..” kata dash penuh harapan.
“kamu mau jadi pacarku ?” sambung dash yang membuatku shock
* * * * *
“maaf.. ini pesanannya”
Belum sempat ku jawab pertanyaan dash , seorang pelayan sudah ada di depan kami , ku rasa dia mengamati kami dari tadi . aku dan dash makan dengan tenang tanpa ada lagi suasana seperti tadi.
Setelah makan , dash mengantarku pulang.. dia tahu pasti bagaimana dia memperlakukan seorang wanita . dia mengantarku sampai di depan pintu rumah ku.
“sa…” ucap dash
“iya , ada apa..” ucapku sambil membalikkan badan ku kembali
“hati hati ya..” tukasnya padaku
Aku hanya tersenyum kemudian melangkahkan kaki ku masuk ke dalam rumah , Hilda sudah tertidur , sepertinya dia lelah dengan pekeraannya hari ini .
“kring…kring..”
Jam weker kamarku kembali berbunyi , jam ku tahu persis apa yang harus ia kerjakan kalau sudah jam 7 pagi.. ya apalagi kecuali membangunkan ku ! hal yang pertama ku lakukan adalah meraih hp ku di meja belajar tepat di samping ranjang ku , ku lihat layar hp ku , tertulis “2 new massage” tanpa bervikir , segera ku tekan tombol OK untuk membaca sms.
sms 1 : sa.. siang besok jadikan ?
sms itu dari sahabat ku , nanda . hari ini aku janjian mau ke mall bareng . ku tekan tombol REPLY dan mulai membalas smsnya :
iya…jadi kok.. entar kamu ke rumahku aja ! aku tunggu ya..
iya…jadi kok.. entar kamu ke rumahku aja ! aku tunggu ya..
ku kirim balasan sms ku.. ku buka lagi sms yang belum ku baca , ternyata smsnya dari dash . ku tekan tombol OK untuk kembali membaca..
sms 2 : sa.. kmu punya waktu ga siang besok ? aku mau ngajak kamu ke pameran bareng ,
kebetulan aku punya 2 tiket.. aku jemput kmu jam 1 siang bsok oke..
aku tercenging , dash mengajakku ke pameran sementara aku sudah janji dengan nanda buat jalan bareng ! aku harus bagaimana ?
* * * * *
Sekarang sudah pukul 10.00 wib . aku masih bingung harus pergi dengan siapa , sahabatku atau… ? arrghh.. aku benar benar bingung !!! mengapa harus pada saat yang bersamaan ? haruskah aku memilih antara keduanya ? sedangkan mereka berdua adalah orang penting dalam hidup ku , god help me !
“druugg.. druuugg..”
Getaran hp ku menandakan ada pesan baru yang masuk , ku raih hapeku kemudia segera ku buka pesan tsb.
sms : sasa.. dhika masuk rumah sakit !
hatiku tersentak . itu sms dari dira.. indira maharani , sepupuku yang ada di bandung dan dika sendiri adalah teman kecil ku ! dika lah yang mengenalkan ku dengan aan . ku balas sms dira dengan hati gugup..
“rumah sakit mana ra’ ? kok bisa ?”
Segera ku tekan tombol send untuk mengirim pesan tersebut secepatnya , saat ini perasaan ku persis ketika mendengar kabar aan kecelakaan dan aku tak mau keadian itu menimpa ku lagi ! aku cukup kehilangan 3 orang , aku tak ingin kehilangan lagi !!
* * * * *
Aku sampai di RS.MULIA BAKTI bandung , sekarang sudah pukul 3 siang.. aku membatalkan janji ku untuk jalan bareng nanda ke mall , tentunya juga untuk pergi ke pameran bersama dash . aku berangkat ke bandung dengan kak rio ! kak rio adalah sahabat kak Kevin , tadi aku sempat menelvon kak Kevin dan kak Kevin menyuruh kak rio untuk menemaniku ke bandung.
Langkah ku sampai di suatu kaca ruangan yg di dalamnya terdapat sekumpulan dokter , aku mendekat dan menemukan sesosok wajah yang ku cari.. ya itu dhika , dika ada di dalam ruang ICU dengan tubuh yang terbaring lemah..
aku menunggu saat dokter keluar dan mengatakan bahwa keadaan dhika membaik , hatiku mulai terasa lega dengan smua keadaan.. tak lama aku menunggu seorang gadis seumuranku berjalan menuju tempat ku duduk bersama kak rio.. ya ! itu dira sepupu ku.. dia tersenyum menatap ku , tapi aku tahu senyuman itu bermakna lain. Aku tahu pasti itu bertanda kesedihan..
* * * * *
Benarkah iya terserang penyakit itu ? aku tak pernah tahu hal itu ! L rasanya ingin menangis ! dhika terkena kanker otak , sampai saat ini dokter belum mengetahui analisa penyebabnya karena tak ada bekas benda atau sakit di kepala dika..
berkali kali keluarga dhika telah membawa dhika keluar masuk rumah sakit . tapi hasilnya tetap nihil , tak ada perubahan . apalagi dari dhika sendiri tidak mau untuk di operasi agar keadaannya membaik, ia justru menolak ketika ibunya menyarankan agar di rawat di singapure
entah apa yang menjadi alasan dhika , tapi yang ku tahu.. sepupu ku ini memang memiliki sifat mandiri yang berlebihan . dirinya cenderung ingin melakukan sesuatu sendiri tanpa bantuan.. dan ku fikir inilah yang membuatnya semakin tertekan.
1 jam kemudian…
“dia pergi sa..”
Tiba tiba ku rasakan pelukan dira diselingi tangisan
“ra.. kamu kenapa ? siapa yg pergi ?” balasku yg masih bingung krn ngantuk
“dhika” jawabnya singkat
Tubuhku terasa dingin , hatiku masih tidak percaya.. kak rio pun terbangun saat ku mulai sadar dan langsung histeris.. AKU TIDAK TERIMA ! TUHAN TIDAK ADIL PADAKU , ucapku dalam hati..
“BRUKKK…”
Ku terbangun.. rasanya sangat sakit.. ku coba tenangkan fikiran ku dan mulai sadar.. hal ini sudah berkali kali ku rasakan.. huuh JATUH LAGI ! ucapku dalam hati.. ku rebut boneka doraemon super jumbo ku yang terletak jauh dari jangkauanku.. jatuh dari tempat tidur memang sudah menjadi kebiasaan rutin yang ku rasakan..
Seminggu sudah kejadian dhika berlalu , oh yah ! siapa yang menyangka ? dash dan nanda JADIAN ! waktu aku ke bandung mereka berdua datang bersamaan ke rumahku , tapi karena wktu itu aku sedang gak ada akhirnya mereka berdua ketemu J aaahh gak usah di bahas lah ! putri , princess apalah yang duluu di ucapkan dash padaku sudah ku buang jauh dari ingatanku.. mungkin nanda lebih baik dariku hhee..
* * * * *
Koridor..koridor..koridorr.. alaaaah malass bangeet liat ni koridorr.. bosaaaan !! warnanya gak pernah ganti sih.. bentuknya juga itu itu aja !! ku lewati satu per satu kelas hingga ku dapat sesesok makhluk , hmm.. (setelah loading beberapa saat) astagaaaa !! dia lagi… namanyaa… (aku tidak tahu) yang pastinya selama seminggu ini setiap pagi aku melihatnya.. anehnya aku hanya melihatnya saat pagi saja.. kalau udah keluar main sosoknya udah ga’ kelihatan.. setiap kali aku bertanya . contohnya 3 sama 5 hari laluu , karena tidak punya papan nama jadi aku coba nanya namanya ke dia tapi balasan nya Cuma pke SENYUM YANG LENGKUNGANNY 90 DERAJAT ! eh tapi sumpah loh , anaknya maniss banget.. kalah deh sama Danish.. Setelah ku perhatikan beberapa saat , aku lalu bergegas mendekatinya dengan harapan pertanyaan nama untuk ke 3x ini akan di jawab dengan baik..
“ehh..” tegurku
Dia menatapku dengan makna tersembunyi
“kamu kok ngga’ ngerespon sih ?” tanyaku lagi
Untuk kesekian kalinya omonganku dib alas dengan senyuman
“helloooooo.. nama kamuu siapaaaa ?” Tanya ku mulai jengkel
Tiba tiba dia mengambil kertas dan pulpen lalu menulis tanpa arti , setelah ia pergi aku baru sadar bahwa ia menulis sesuatu di kertas itu.. segera ku ambil dan ku baca perlahan.. OH MY GOD ! aku tersentak kaget ketika melihat apa yang ia tulis.. “AAN FURQAN FAREZIH”
10..11..12..13.. DETIK ! aku berlari keluar berusaha mencari sosoknya , HILANG ! dia sudah hilang aku tak mendapatkan jejaknya.. ia pergi begitu saja, dalam hitungan 13 detik ! berusaha ku memandang sejauh yang aku bisa..tapi itu smua sia sia.. sosoknya benar benar lenyap..
TO BE CONTINUE :)
saya butuh lanjutanny :'(
BalasHapushhe iya say :) nanti lanjutanny segera di post kan okok ;)
BalasHapusbeh keren skali weh!sy tnggu lnjutannya..okeh :)
BalasHapus